RSS

Kisah Singkat Ku

16 Agu

Setelah lepas dari kesibukan ku magang,akhirnya hari ini ku bisa posting sedikit apa yang ku rasain.Maaf banget kalau nanti apa yang ku tulis ini ga nyambung.Aku bersyukur akhirnya ku berjumpa kembali dengan bulan Ramadhan,walau ku akui belum bisa menjalani ibadah dengan serius.Alhamdulillah puasa yang ku jalani belum ada yag bolong,insya Allah full sebulan,amin.

Di bulan puasa ini ada beberapa pelajaran yang ku dapat,aku bisa merasakan menjadi orang miskin itu seperti apa,kelaparan,lelah,dan sebagainya.Semua hal serba kekurangan tapi harus sabar menghadapi itu semua.Perasaan menjadi orang miskin yang berusaha bekerja demi memperoleh uang,orang miskin yang makan seadanya,orang miskin yang berpakaian ala kadarnya,orang miskin yang,,,ah bingung mesti nyebutin apa lagi.Tapi,aku salut pada orang miskin yang menurut ku punya harga diri.Lebih baik bekerja serabutan tak jelas daripada menjadi PENGEMIS.Rasa kasihan pasti ada,tapi yang membuat ku heran fisik masih kuat,tegap,mau maunya minta minta.Terlihat dari kejauhan fisiknya tegap banget,ketika sampai di hadapan ku,duh,ekspresinya miris banget.Maaf kalau akhirnya aku ngomongin orang.Alangkah baiknya mereka bekerja tak jelas yang penting halal dari pada mengemis minta di kasihani.Ku akui cari pekerjaan itu ga gampang,mesti ada pengorbanan dan butuh kesabaran.Ada perasaan malu juga kalau masih minta uang dengan orang tua,udah di kasih malah minta nambah.Setidaknya ku coba,coba bersyukur dengan apa yang telah di berikan orang tua ku.Andai orang tua ku meninggal,mungkin aku belum siap menerima kenyataan itu.Setidaknya aku lebih beruntung dari orang orang se usiaku yang tak memiliki orang tua.

Kali ini juga aku merasakan bagaimana lelahnya mencari uang,harus bangun pagi pagi tuk pergi ke tempat kerja(magang),mesti patuh terhadap perintah atasan,mengorbankan waktu tidur siang,jenuh karena tak ada pelanggan,sibuk karena kerjaan numpuk,pulang sore dalam keadaan lelah banget.Setidaknya aku telah merasakan apa yang dirasakan orang tua ku.Beliau hanya tersenyum(padahal tertawa) melihat aku keletihan sepulang bekerja.Begitulah namanya orang berusaha.Setidaknya aku punya pengalaman bersosialisasi di lingkungan kerja itu seperti apa.Suasana pertama saat kerja(magang) membosankan.Para senior sibuk semuanya dengan tugas masing masing.Ngobrol pun jarang.Seiring berlalunya waktu,lumayanlah akhirnya mereka tak nyuekin aku lagi,cukup rame di ajak bercanda dan lain lain.

Aku mohon maaf kalau yang aku tulis ini agak tak nyambung dengan cerita semula.Setidaknya ku coba menulis apa yang ku rasakan dan ku alami.Sebenarnya malu juga nulis cerita seperti ini.Tapi selama tak ada larangan,tak salah kan berbagi pengalaman.Toh ga bayar juga kan.haha.Buat yang sudah bimbing aku,terima kasih banget.

Salam Peace 2 jari.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 16, 2010 in Corat Coret

 

One response to “Kisah Singkat Ku

  1. Astiani

    Agustus 26, 2010 at 1:06 pm

    good ,, aku numapng komment ya ..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: